
Mengisahkan perkenalan Dr. Watson
dengan sang detektif. Dr. Watson yang
ketika itu belum mengetahui profesi
Holmes, pada awalnya dibuat bingung
oleh keeksentrikan pria itu serta
kemampuannya yang unik. Holmes sangat pandai dalam ilmu deduksi dan
mampu menebak keadaan seseorang
hanya dalam sekali pandang.
Tamu-tamu yang mengunjungi di rumah
sewaan mereka di Baker Street,
berasal dari berbagai kelas sosial mulai dari bangsawan sampai portir. Holmes
mahir bermain bola, tapi lebih sering
menggeseknya secara sembarang. Ia
bisa tampak sangat bersemangat,
namun di lain waktu termenung-
menung dengan pandangan kosong seperti orang kecanduan narkotika.
Dr. Watson baru memahami teman
barunya itu ketika ia mengetahui profesi
Holmes dan mendapat kesempatan
untuk menyaksikan sang detektif
bekerja, menelusuri benang merah pembunuhan yang terjadi di jantung
kota London.
Silakan klik link di bawah ini untuk membaca secara online :
Terima kasih telah berkunjung!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar